Smartphone telah menjadi bagian dalam aktivitas sehari-hari, kita menggunakannya untuk berkomunikasi, menyelesaikan pekerjaan, mencari informasi, hingga menikmati hiburan.
Kemudahan ini memberikan banyak manfaat. Namun, penggunaan smartphone yang dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja terkadang membuat kita sulit mengambil jeda.
Karena itu, yang perlu diperhatikan bukan hanya seberapa sering #RekanMitrakerja menggunakan smartphone, tetapi bagaimana kita menggunakannya dan dampaknya terhadap aktivitas serta keseharian kita.
Ketika Smartphone Sulit Lepas dari Genggaman
Pernahkah kita berniat membuka smartphone hanya untuk membalas satu pesan, tetapi akhirnya berlanjut menonton video, membaca berita atau scrolling media sosial?
Tanpa disadari, kebiasaan ini dapat membuat kita menggunakan smartphone lebih lama dari yang direncanakan. Jikaterus berulang hingga mengganggu aktivitas sehari-hari, pola penggunaan ini perlu kita perhatikan.
Dalam systematic review dan meta-analysis Yang dilakukan oleh Yang et al. (2020), penelitian Li et al. (2020) yang melibatkan 40 studi dari 33.650 mahasiswa, ditemukan hubungan antara penggunaan smartphone yang bermasalah dengan kualitas tidur yang buruk,i kecemasan dan depresi Temuan ini menunjukkan adanya hubungan, tetapi tidak membuktikan bahwa penggunaan smartphone secara langsung menyebabkan kondisi tersebut. Karena itu, pola penggunaan smartphone perlu diperhatikan dan dikelola dengan bijak.
Smartphone bukan sesuatu yang harus dihindari, tetapi pola penggunaan yang mulai sulit dikendalikan patut menjadi perhatian.
Saat Konsentrasi Mudah Teralihkan
Salah satu hal yang mungkin kita rasakan dari penggunaan smartphone adalah fokus yang menjadi lebih mudah teralihkan.
Di lingkungan kerja, notifikasi dan kebiasaan memeriksa smartphone dapat mengalihkan perhatian dari tugas yang sedang dikerjakan. Memeriksa smartphone sesekali tidak serta-merta menunjukkan adanya masalah konsentrasi. Namun, kita perlu mengatur waktu penggunaannya agar dapat tetap fokus dan menyelesaikan pekerjaan dengan baik.
Ketika Smartphone Mengisi Waktu Istirahat
Meskipun pekerjaan telah selesai, kita sering kali masih terhubung dengan aktivitas utama sudah selesai. Setelah pulang kerja, misalnya, kita masih bisa menerima pesan, mengecek email, membuka media sosial, atau menggunakan smartphone untuk mencari hiburan.
Tanpa disadari, Kebiasaan tersebut dapat mengurangi waktu yang seharusnya kita gunakan untuk beristirahat dan memulihkan energi.
Kita juga terkadang kesulitan mengambil jeda karena terbiasa menggunakan smartphone hingga menjelang tidur.
Karena itu, penting untuk menyediakan waktu tanpa layar bagi diri sendiri untuk benar-benar beristirahat tanpa harus selalu terhubung dengan smartphone.
Bagaimana Menggunakan Smartphone dengan Lebih Sehat?
Berikut langkah sederhana yang dapat #RekanMitrakerja terapkan :
- Tentukan waktu bebas smartphone
Atur waktu tertentu tanpa smartphone, misalnya ketika makan, berbicara dengan keluarga, atau menjelang tidur.
- Kurangi notifikasi yang tidak diperlukan
Tidak semua notifikasi perlu segera ditanggapi. Aktifkan pemberitahuan dari aplikasi yang benar-benar penting dan nonaktifkan pemberitahuan yang dapat mengganggu konsentrasi.
- Berikan batas antara pekerjaan dan waktu pribadi
Setelah pekerjaan selesai, berikan waktu bagi diri sendiri untuk tidak terus memeriksa pesan atau informasi terkait pekerjaan, selama tidak ada kebutuhan mendesak.
- Perhatikan pola penggunaan, bukan hanya durasi
Selain melihat berapa lama smartphone digunakan, perhatikan juga untuk apa smartphone digunakan. Apakah penggunaannya membantu menyelesaikan kebutuhan atau justru membuat kita terus mencari distraksi?
- Isi waktu dengan aktivitas tanpa layar
Berjalan kaki, berolahraga, membaca buku, melakukan hobi, atau bersosialisasi secara langsung dapat memberikan variasi dari aktivitas yang terus berhubungan dengan layar.
Memberikan Ruang untuk Berhenti Sejenak
Smartphone merupakan bagian penting dari kehidupan era digital saat ini. Menggunakannya bukanlah sesuatu yang perlu dianggap buruk. Namun yang penting adalah memastikan bahwa kita tetap memiliki kendali atas penggunaannya.
Ketika smartphone mulai mengganggu konsentrasi, mengambil waktu istirahat, atau membuat kita merasa harus terus terhubung, mungkin sudah waktunya untuk mengambil jeda.
Menjaga kesehatan mental di era digital dapat dimulai dari langkah sederhana. Meletakkan smartphone saat makan, menonaktifkan notifikasi yang tidak penting, dan meluangkan waktu untuk beraktivitas tanpa layar dapat membantu kita membangun kebiasaan digital yang lebih sehat.
Karena terkadang, memberikan ruang bagi diri sendiri untuk berhenti sejenak adalah bagian dari cara kita menjaga kesehatan mental.
Artikel Ditulis oleh meilinda
Referensi :
Li, Y., Li, G., Liu, L., & Wu, H. (2020). Correlations between mobile phone addiction and anxiety, depression, impulsivity, and poor sleep quality among college students: A systematic review and meta-analysis. Journal of Behavioral Addictions, 9(3), 551–571.
https://www.detik.com/sumut/berita/d-8689259/sering-sulit-fokus-dan-tidur-terganggu-bisa-jadi-akibat-kebiasaan-main-hp
https://www.halodoc.com/artikel/pakai-hp-bijak-ini-tips-agar-sehat-dan-produktif

