Sepanjang perjalanan saya di dunia rekrutmen, saya sudah melakukan ratusan wawancara dan bertemu banyak kandidat dengan latar belakang, pengalaman, dan cerita karier yang beragam. Menariknya, kandidat yang paling saya ingat bukan selalu yang memiliki CV paling panjang atau pengalaman paling banyak.
Justru yang berkesan adalah kandidat yang menunjukkan satu hal sederhana : cara mereka membawa diri selama proses interview.
Yang dimaksud dengan “cara membawa diri” bukan berarti harus tampil sempurna. Namun lebih kepada bagaimana seseorang berkomunikasi, bersikap dan merespons situasi selama proses wawancara kerja
Mengapa saya menulis ini ?
Saya sering melihat kandidat sebenarnya memiliki potensi yang baik, tetapi belum maksimal menampilkannya saat wawancara kerja
Melalui tulisan ini, saya ingin berbagi beberapa hal sederhana namun berdampak besar, supaya #RekanMitraKerja sebagai kandidat dapat tampil lebih percaya diri, lebih jelas dalam menceritakan pengalamannya dan punya peluang lebih besar untuk dipilih.
Hal-hal kecil yang meninggalkan Kesan bagi Rekruter
- Cara kamu menceritakan tentang dirimu
Tidak perlu menggunakan bahasa yang kaku atau istilah yang rumit. Yang terpenting adalah cerita yang jelas, runtut, dan jujur.
Coba ceritakan dengan sederhana seperti apa peranmu, apa yang kamu kerjakan dan apa hasil atau pembelajaran yang kamu dapat. Ini berlaku baik untuk pengalaman kerja, maupun pengalaman saat kamu masih sekolah atau kuliah.
Kandidat yang mampu menjelaskan pengalamannya dengan baik akan memberi kesan siap kerja dan matang secara profesional.
- Sikap ketika kamu belum mengetahui jawabannya
Ini mungkin pernah kamu alami. Dan sebenarnya, tidak masalah jika kamu belum pernah menghadapi situasi yang ditanyakan rekruter. Yang penting adalah bagaimana kamu meresponsnya. Misalnya dengan menjawab seperti ini :
“Saya belum pernah menangani tanggung jawab tersebut sebelumnya, Namun jika diberi kesempatan saya akan belajar dengan cara …” Respons seperti ini menunjukkan bahwa kamu : jujur, memiliki kemauan belajar, memiliki inisiatif. Hal-hal seperti ini dihargai di dunia kerja.
- Cara kamu menutup proses wawancara
Banyak kandidat melewatkan bagian ini, padahal ini adalah kesan terakhir yang ditinggalkan. Kalimat sederhana seperti:
“Terima kasih atas waktunya. Saya tertarik dengan posisi ini dan berharap dapat berkontribusi.” akan membuat kamu terlihat lebih profesional dan menghargai proses yang sedang berjalan.
Tips singkat untuk kamu yang sedang mencari kerja
Sebelum interview, coba siapkan 3 hal ini:
✔ Latih cara kamu menceritakan pengalaman kerja secara runtut
✔ Siapkan contoh situasi yang pernah kamu hadapi (tantangan, konflik, pencapaian)
✔ Siapkan 1–2 pertanyaan untuk interviewer (misalnya tentang peran, tim, atau budaya kerja)
Hal – hal ini terlihat sederhana, tapi sering memberikan dampak yang cukup besar saat interview.
Dalam setiap proses rekrutmen, rekruter tidak hanya mencari orang yang menyelesaikan pekerjaan. Kami juga memperhatikan hal-hal seperti : Apakah mampu bekerja sama dengan tim, memiliki kemauan untuk belajar dan memiliki sikap yang baik dalam bekerja.
Karena pada akhirnya:
👉 skill dapat dipelajari dan dikembangkan
👉 tetapi sikap dan cara membawa diri akan selalu terlihat dalam keseharian kerja
Semoga kamu tidak hanya mendapatkan pekerjaan, tetapi juga menemukan tempat yang tepat untuk bertumbuh 🌱
💬 Dari pengalaman #Rekanmitrakerja, bagian mana dari proses interview yang paling menantang?
(Artikel ini ditulis oleh Suryaningsih)

