26Nov

Menjelang akhir tahun, banyak dari kita merasa waktu semakin menipis. Target belum sepenuhnya tercapai sementara kesibukan justru meningkat. Namun #RekanMitraKerja, justru di fase inilah peluang besar muncul, kesempatan untuk menuntaskan hal-hal yang tertunda dan memulai tahun baru dengan momentum yang lebih positif.

Pada momen ini kita dapat menyusun ulang prioritas, bergerak lebih fokus, dan memanfaatkan sisa waktu dengan strategi yang tepat. Langkah kecil yang dilakukan secara konsisten dapat menghasilkan dampak besar. Setiap usaha hari ini menjadi pijakan kuat untuk memasuki tahun berikutnya.

Mengapa Kita membutuhkan “Sprint Terakhir”?

  1. Refleksi dan evaluasi
    Sebelum melangkah lebih jauh, luangkan waktu untuk merenungkan apa yang sudah berjalan baik serta apa yang masih belum tercapai.
  2. Menetapkan ulang prioritas
    Dengan sisa waktu yang terbatas, tidak semua hal bisa dikerjakan sekaligus. Fokuslah pada hal yang paling penting dan paling berdampak besar. Dengan demikian, energi tidak terkuras untuk hal yang kurang bermakna.
  3. Memanfaatkan kekuatan momentum
    Menutup tahun dengan pencapaian sekecil apapun, dapat membangun rasa percaya diri dan energi positif untuk tahun berikutnya. Sebaliknya, membiarkan akhir tahun dengan berlalu tanpa arah dapat membuat semangat menurun.

Psikolog Susan David, Ph.D., melalui konsep Emotional Agility, menekankan bahwa keberhasilan bukan hanya tentang apa yang dicapai, tetapi juga tentang bagaimana seseorang berkembang dalam prosesnya—bagaimana ia menyesuaikan diri, beradaptasi, dan menjaga keseimbangan emosional. Menetapkan tujuan perlu memperhatikan kondisi emosional agar prosesnya tetap sehat dan berkelanjutan.

Langkah-Langkah Praktis Mengejar Target di Sisa Waktu

  1. Lakukan review cepat
    Evaluasi secara singkat, apa yang berjalan baik, apa yang perlu diperbaiki dan apa yang sebaiknya perlu dihentikan atau dijalankan ulang.
  2. Pilih maksimal 3-5 target utama
    Terlalu banyak tujuan justru membuat semuanya tidak terselesaikan. Fokuslah pada yang paling berdampak besar.
  3. Susun tindakan harian atau mingguan yang jelas
    Memiliki target, tentu harus jelas perencanaan dari tindakan yang akan dilakukan, ini penting supaya prosesnya tetap berjalan rapi dan teratur.
  4. Memberikan informasi kepada rekan anda
    Informasikan kepada seseorang, seperti teman, kolega, atau mentor, mengenai target yang Anda tetapkan. Dukungan ini dapat menjadi pengingat sekaligus pendorong untuk tetap konsisten.
  5. Rayakan pencapaian kecil
    Setiap langkah maju layak diapresiasi. Penghaargaan terhadap diri sendiri dapat membantu menjaga motivasi tetap menyala.

Catatan untuk Generasi Z & Millenial

Sebagai generasi yang tumbuh di tengah perubahan cepat, #RekanMitraKerja mungkin terbiasa dengan pola pikir untuk selalu bekerja keras. Namun penting juga untuk:

  • Menghindari kelelahan: Target besar bukan berarti harus tanpa istirahat.
  • Menggunakan teknologi secara bijak: Gunakan aplikasi, pengingat, dan komunitas online untuk mendukung proses Anda.
  • Menjaga keseimbangan hidup: Karier, personal, sosial. Ketiganya penting sebagai pondasi yang sehat.

Penghujung tahun bukan saatnya untuk menyerah atau pasrah. Justru ini momentum untuk  melakukan ‘sprint’ terakhir dengan semangat baru, menata ulang sasaran, bergerak dengan fokus, menjaga keseimbangan emosi supaya menutup tahun dengan lebih bermakna..

Seperti yang sering ditekankan oleh para praktisi psikologi, termasuk Susan David, tujuan bukan hanya tentang apa yang Anda capai, tetapi juga siapa Anda menjadi selama perjalanan itu.

 

Referensi dan Narasumber :

https://blog.mindvlley.com/emotional-agility/

https://www.susandavid.com/newsletter/the-emotional-agility-manifesto/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This field is required.

This field is required.