blog_img1

8 Cara Mengubah 'Fixed Mindset' menjadi 'Growth Mindset'

  •   11 Januari 2022

Pola Berpikir (mindset) turut menentukan tindakan/ perilaku individu dalam menjalankan kesehariannya.

Konsep pola pikir pertama kali ditemukan oleh psikolog Universitas Stanford ternama dunia, Carol Dweck. Menurut Cambridge Dictionary, definisi pola pikir adalah 'cara berpikir seseorang dan pendapatnya'.

Ada dua kategori mindset yaitu pola berpikir tetap (Fixed Minsdet) dan pola pikir yang berkembang (Growth Mindset)

Pola pikir yang berkembang berarti Anda yakin bahwa kecerdasan dan bakat individu bersifat dinamis dan dapat diperbaiki dengan kerja keras dan komitmen. Sedangkan pola pikir tetap merupakan tipikal orang yang mudah menyerah pada kegagalan. Bila mengalami kegagalan maka individu ini akan mudah putus asa dan dan menyalahkan takdir. Untuk lebih jelasnya, berikut detail pebedaan diantara keduanya :

Seorang Albert Einstein tidak akan menemukan teori-teorinya hanya dengan satu kali percobaan. Seorang Michael Jordan juga tidak akan sukses hanya dengan 1 kemenangan. Di balik kisah sukses seseorang, pastinya akan ada hambatan dan rintangan. Dan dengan memiliki growth mindset, seseorang akan terus mampu bangkit dari keterpurukannya. Bahkan lebih termotivasi untuk semakin belajar, berusaha dan kerja keras.

 

Ada delapan cara untuk mengembangkan fondasi pola pikir growth :

1. Menciptakan keyakinan baru yang menarik pada diri sendiri

Katakan dan yakinkan dirimu bahwa “Aku pasti BISA berubah menjadi lebih baik.”

2. Melihat kegagalan dari sudut pandang yang berbeda

Tetap berpikir positif dan percaya bahwa kegagalan sebagai kesempatan untuk belajar. Gali lebih jauh apa hikmah yang dapat dipelajari dari kegagalan tersebut untuk diperbaiki ke depannya.

3. Kembangkan kesadaran diri Self Awareness

Berusahalah untuk menjadi lebih sadar akan bakat, kekuatan, dan kelemahan Anda. Mengumpulkan umpan balik dari mereka yang paling mengenal Anda tentang bagaimana pandangan mereka tentang diri Anda.

4. Memiliki sikap penasaran dan berkomitmen untuk belajar seumur hidup

Mencoba bersikap seperti ‘gelas yang kosong’ yang perlu diisii dengan ilmu-ilmu di sekeliling Anda dengan belajar ataupun cara mentoring.

5. Bersikaplah bersahabat dengan tantangan

Mempersiapkan diri dalam mencapai tujuan akan ada beberapa tantangan serta ada kemungkinan untuk gagal.

6. Lakukan apa yang Anda sukai dan cintai apa yang Anda lakukan

Akan jauh lebih mudah untuk berhasil jika Anda bersemangat dan benar-benar menyukai dengan apa yang Anda lakukan.

7. Bersikaplah ulet

Dibutuhkan keuletan dan bangkit kembali dari kegagalan sampai mencapai keberhasilan.

8. Menginspirasi dan terinspirasi oleh orang lain

Mungkin Anda akan iri pada orang lain ketika mereka berhasil, terutama jika mereka melangkah lebih jauh dari Anda, tetapi itu tidak akan membantu Anda untuk berhasil. Tetap berkomitmen untuk menjadi inspirasi bagi orang lain dan menggunakan kesuksesan orang lain untuk mendapatkan inspirasi juga (Zimmerman, 2016)

 

Bekerja dengan efektif, membiasakan diri memiliki alternatif dalam perencanaan serta mempersiapkan diri akan resiko yang dihadapi. Dengan begitu dan menjalankan 8 cara di atas diharapkan Anda akan menjalankan tahun 2022 ini dengan lebih baik lagi. Jalankan resolusi yang sudah dibuat dan tetap menegakkan kepala jika belum berhasil.

Selamat mencoba dan semoga sukses!

 

Sumber :

https://positivepsychology.com/growth-mindset-vs-fixed-mindset/

 

Artikel Lainya
Pentingnya Spiritual Quotient (SQ) dan Hubungannya dengan Akhlak
  • 15 September 2021

Pernahkah kita merenungkan apa tujuan kita diciptakan di dunia? Siapa diri kita sebenarnya? Apa makna hidup kita? Atau p

Selengkapnya
Menjadi Profesional
  • 13 Oktober 2021

Profesionalisme adalah hal yang wajib dimiliki oleh seseorang di dunia kerja. Profesional di dunia kerja bisa berarti me

Selengkapnya
Literasi Digital dan Manfaatnya
  • 11 Juni 2021

  Indonesia merupakan salah satu negara dengan pengguna internet terbesar di dunia. Seiring perkembangan tersebut

Selengkapnya