blog_img1

PERAN PEREMPUAN DALAM DUNIA KERJA

  •   21 April 2024

Dalam sejarah Indonesia kita mengetahui R.A Kartini merupakan sosok yang menginspirasi dan berpengaruh dalam memperjuangkan emansipasi atau hak kesetaraan wanita. Emansipasi wanita yang digencarkan oleh R.A Kartini diharapkan membuat perempuan agar dapat berperan lebih dalam kehidupan sehari-hari sesuai dengan potensinya.

Jika kita melihat era modern saat ini, emansipasi wanita telah berkembang dan meluas ke dalam aspek-aspek kehidupan seperti pekerjaan, pendidikan, politik, dan ekonomi. Dalam aspek pekerjaan, tidak sedikit keputusan bisnis seorang pekerja perempuan berdampak terhadap kemajuan suatu perusahaan, dan hal itu menunjukkan bahwa perempuan juga memiliki peran penting di dalam mengembangkan dan mencapai tujuan bisnis dari suatu perusahaan.

Dilansir dari situs mpr.go.id, terdapat data survei Badan Pusat Statistik (BPS) yang menyebutkan bahwa jumlah pekerja perempuan pada tahun 2022 mencapai 52,74 juta pekerja. Jumlah pekerja perempuan tersebut setara dengan 38,98% dari total pekerja yang ada di Indonesia. Selain itu, persentase tersebut mengalami peningkatan dari data BPS tahun sebelumnya (2021) yaitu 33,64%. Berdasarkan data survei tersebut, kita dapat menjadikannya sebagai kabar positif, sekaligus bukti bahwa emansipasi wanita dalam dunia kerja terus berkembang ke arah yang lebih baik, serta peran perempuan di dalam pekerjaan tidak begitu saja dipandang sebelah mata.

Seiring berjalannya waktu, upaya emansipasi wanita telah diterapkan di berbagai lingkungan masyarakat, tidak terkecuali di lingkungan pekerjaan. Banyak usaha-usaha sederhana yang dapat di lakukan untuk menerapkan emansipasi wanita di tempat kerja. Berikut ini adalah langkah-langkah sederhana yang dapat diterapkan untuk mendorong peran perempuan dalam dunia kerja:

  1. Tidak bergantung terhadap siapapun dalam segala urusan dan menjadi seseorang yang mandiri, disiplin, serta bertanggung jawab.
  2. Saling mendukung sesama sebagai pekerja, khususnya perempuan.
  3. Tidak melakukan tindakan bullying atau body shaming kepada sesama pegawai, khususnya perempuan.
  4. Mengikuti organisasi atau kegiatan yang dapat mendatangkan perubahan ke arah yang lebih baik, seperti mengikuti kegiatan pengembangan softskill dan hardskill.
  5. Tidak menutup mata dan telinga ketika ada perempuan lain yang menjadi korban kekerasan atau asusila di lingkungan pekerjaan.

 

Melalui tulisan artikel ini, dapat disepakati bahwa emansipasi wanita bukan hanya soal memberi kesempatan yang sama kepada wanita, dan juga bukan tentang meniadakan perbedaan gender, tetapi tentang menerima dan menghargai kekuatan serta peran wanita dalam memilih jalan hidupnya tanpa melupakan kodratnya sebagai wanita.

 

"Selamat Hari Kartini untuk para wanita Indonesia. Semoga para Kartini senantiasa berprestasi selalu dan penuh semangat dalam menjalankan kehidupan sehari-hari."

 

Sumber: https://www.mpr.go.id/berita/Partisipasi-Perempuan-dalam-Dunia-Kerja-Harus-Terus-Ditingkatkan
Artikel Lainya
​​​​​​​7 Faktor Kenyamanan Pegawai
  • 22 Juni 2022

Rasa nyaman merupakan kondisi individu merasa dihargai, merasa aman disertai dengan perasaan senang. Menurut Sugiarto

Selengkapnya
Mengatasi Mental Block di Dunia Pekerjaan: Strategi untuk Sukses
  • 31 Juli 2023

Dalam dunia kerja yang kompetitif dan penuh tekanan, seringkali kita mengalami mental block yang dapat menghambat produk

Selengkapnya
Menjadi Profesional
  • 13 Oktober 2021

Profesionalisme adalah hal yang wajib dimiliki oleh seseorang di dunia kerja. Profesional di dunia kerja bisa berarti me

Selengkapnya