blog_img1

TOLERANSI DI DUNIA KERJA

  •   18 Januari 2024

Ketika berada di tempat kerja, apakah RekanMKU menyadari adanya suatu perbedaan dengan rekan kerja lainnya?

Perbedaan tersebut mulai dari sifat, sikap, latar belakang, hingga pola pikir yang berpengaruh kepada RekanMKU dalam bertindak dan mengambil keputusan di tempat kerja.

Jika RekanMKU menyadari perbedaan tersebut, apakah pernah RekanMKU menghadapi perbedaan atau perdebatan dengan rekan kerja lainnya yang menimbulkan konflik, hingga membuat lingkungan kerja menjadi tidak nyaman? Nah, untuk menghindari perdebatan ataupun konflik di masa yang akan datang, maka diperlukan adanya toleransi di dalam bekerja.

Peneliti asal Belanda, Anton JM Dijker dan Willem Koomen, dalam bukunya yang berjudul “Stigmatization, Tolerance and Repair An Integrative Psychological Analysis of Responses to Deviance” menjelaskan bahwa toleransi merupakan kontrol sosial, yang mana ketika seseorang mampu memahami perilaku atau keyakinan individu lain yang berbeda dan berusaha untuk mengontrol respon negatif terhadap perbedaan tersebut. Dari penjelasan toleransi menurut hasil penelitian sebelumnya, dapat diinterpretasikan agar RekanMKU bisa saling menghargai dan menghormati setiap perbedaan yang terjadi di tempat kerja.

Dilansir melalui laman resmi Harvard Business Review pada tahun 2022, terdapat sebuah penelitian yang dilakukan terhadap 4.849 karyawan yang menunjukkan bahwa hanya 4% karyawan yang merasa tidak dihargai di tempat kerja. Data tersebut mungkin tampak seperti angka yang kecil, namun dalam pandangan peneliti, 4% adalah angka yang tinggi,  dari data tersebut juga dapat diketahui bahwa sekitar 1 dari 25 karyawan merasa tidak dihormati, tidak pantas, dan mungkin merasa rendah diri di tempat kerja. Sehingga untuk meningkatkan rasa saling menghargai antar rekan kerja diperlukan tindakan dalam menerapkan toleransi di tempat kerja.

Cara penerapan toleransi di tempat kerja:

1. Menghargai keragaman yang ada.

Adanya keragaman di tempat kerja tidak seharusnya menimbulkan diskriminasi dan intimidasi. Sikap toleransi sangat penting untuk menyikapi setiap perbedaan yang ada.

Tugas RekanMKU ialah untuk tetap saling menghormati perbedaan tersebut, sehingga lingkungan pekerjaan bisa menjadi tempat yang nyaman untuk bekerja.

2. Memperlakukan setiap orang dengan cara yang sama.

Di lingkungan tempat kerja, tentunya RekanMKU bertemu banyak rekan kerja dengan latar belakang yang berbeda.

Tugas RekanMKU ialah jangan sampai menjadi pelaku bullying di kantor yang dapat merugikan perusahaan dan diri sendiri. Oleh karena itu, perlakukan mereka semua dengan cara yang sama. Bersikaplah ramah dan bersahabat kepada semuanya.

3. Menghargai pendapat setiap orang.

Setiap orang mempunyai pendapatnya masing-masing dan sifat dasar manusia memang memiliki keinginan untuk bisa didengar.

Supaya tidak terjadi perselisihan, maka yang Rekan MKU diperlukan rasa toleransi satu sama lain. Menghargai pendapat setiap rekan kerja demi mencapai tujuan bersama perlu dibiasakan.

4. Menyelesaikan konflik.

Di dunia kerja, konflik yang muncul merupakan hal yang biasa terjadi, bahkan konflik kecil di antara rekan kerja dapat berdampak negatif pada kondisi lingkungan pekerjaan dan dapat menjadi sumber frustasi yang mendorong perasaan tidak dihargai di tempat kerja.

Tugas RekanMKU adalah menghindari konflik berkepanjangan sesama rekan kerja, sehingga RekanMKU harus sesegera mungkin menyelesaikan konflik tersebut dengan mencari jalan tengah atau “win-win solution” yang terbaik dan tidak berpihak apabila terdapat rekan kerja yang saling berselisih.

Walaupun terdapat banyak perbedaan di tempat kerja, RekanMKU tetap harus profesional dalam bekerja dan saling menghargai satu dengan lainnya dalam mencapai tujuan bersama yah!

Salam Semangat & Toleransi!

Sumber:

*https://www.trenasia.com/7-cara-membuat-karyawan-merasa-dihargai-menurut-penelitian

**https://linisehat.com/5-tips-jaga-toleransi-di-dunia-kerja/

 

Artikel Lainya
Dunning-Kruger Effect: Orang yang Merasa Pintar Adalah Orang Bodoh
  • 24 Mei 2022

Pernahkah Anda mendengar istilah “Tong Kosong Nyaring Bunyinya”? Istilah tersebut sangat merepresentasikan o

Selengkapnya
GIG Economy
  • 19 Agustus 2020

Perkembangan dunia ekonomi telah mengantarkan kehidupan ekonomi ke dalam banyak era, dimana saat ini kita memasuki era i

Selengkapnya
Mampukah Herd Immunity terjadi di Indonesia?
  • 13 Juli 2021

Pasti sebagian besar dari kita sudah sering mendengar istilah Herd Immunity belakangan ini. Lalu apa itu Herd Immunity d

Selengkapnya